Lewoleba, KilatNews- Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) , Muhaimin Iskandar dalam sambutannya yang dibacakan sekretaris bidang legislatif dan eksekutif DPP PKB, Purnama Dedy Setiawan menegaskan bahwa kader PKB harus ada setiap hari ditengah rakyat. Jangan hadir saat pemilu, jangan menjadi tamu lima tahunan.
Penegasan ini disampaikan saat Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Lembata, Kabupaten
Flores Timur dan Kabupaten Sikka yang terpusat di Kabupaten Lembata, Kamis
(23/4/2026). Muscab yang di laksanakan di Aula Hotel Anisa ini dihadiri Wakil
Bupati Lembata, Hummad Nasir Laode, beberapa pimpinan Parpo di Kabupaten
Lembata, simpatisan dan undangan lainnya.
Muhaimin Iskandar
mengatakan Muscab ini tidak hanya
dianggap rutinitas, bukan sekedar memilih pengurus tapi proses untuk menentukan siapa yang benar
benar siap untuk bekerja. Kalau kita
memilih orang untuk ditempatkan dalam struktur , orang yang tidak bergerak, itu
artinya kita sedang menyiapkan kelemahan kita.
Pada kesempatan
itu juga Muhaimin menegaskan bahwa kita
harus melurusakn soal kekuatan PKB. Kekuatan PKB tidak di pusat tapi diranting, desa ,kecamatan
dan kabupaten. Kalau struktur partai di bawa hidup partai akan kuat,kalau di bawa
tidak bergerak, pusat tidak akan berarti. Selain itu, PKB mesti menjadikan tempat bertanya dan solusi dan itu
tanda PKB dicintai rakyat.
Ada empat amanat
politik yang mesti dipaham dan dijalankan oleh kader PKB yakni pertama,
Politik
Kehadiran, kader PKB harus ada ditengah
rakyat hadir setiap saat bukan hanya saat pemilu, jangan menjadi tamu
lima tahunan ,jadilah bagian kehidupan rakyat setiap hari. Kedua, Politik Pelayanan,
kerja politik harus dirasakan oleh rakyat. Kerja tidak selalu besar,tapi harus nyata, kerja kecil
yang dirasakan rakyat cukup berarti di mata rakyat daripada janji besar yang
tidak pernah sampai. Ketiga Politik
keteladan, kader PKB harus menjadi contoh daam sikap dan prilaku kepercyaan
rakyat ditentukan oleh sikap dan teladan kita.bukan oleh selogan
Amanat keempat
adalah Politik kepemimpin, Kader PKB tidak hanya hidup, tapi harus berani memimpin, tidak
boleh menjadi folowers tapi menjadi leader,pemimpin bukan hanya keras suaranya
tapi yang paling jelas adalah arahnya dan paling berani tanggungjawabnya..
Untuk mewujudkan
itu ada tiga hal penting yang harus berjalan bersamaan yakni, pertama kerja
ditengah masyarakat, terstruktur, terus menerus dan berbasis persoalan nyata. Kedua
kerja organisasi, struktur harus hidup, ada pembagian yang tegas, ada aktivitas dan ada evaluasi. Ketiga adalah
kerja opini pubik, kita mampu menjelaskan kerja kita kepada masyarakat karena
rakyat hidup daam dunia digital, maka
informasi dari media sosial dan dituntut dengan penjeasan dan pikiran yang cerdas. (*)

Berita Terkait
Ketegasan, Disiplin dan Prestasi Musibah Bagi Kapus Ati Toja
Kemsos RI Salurkan Bantuan KAT Tahap Dua untuk desa Alap Atadei dan Dolulolong
Bupati Kanis Tuaq Bakti Sosial Bersama Siswa , Alumni SDI I Waikomo
Ranperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Terancam Diproses Ulang
Buka Puasa Bersama Dihari Bersejarah, Pemkab Lembata Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan
Golkar Baku Gigit, Gewura : Jangan Ada Pilatus
Bupati Kanis Tuaq dan Tim Asistensi Kemensos RI Jalan Kaki Sepanjang 3 KM
Golkar Lembata Merayakan Ulang Tahunnya DI Panti Asuhan Eugene Schmitz
Para Peternak Di Kecamatan Nubatukan Mengikuti Pelatihan Budidaya Ternak Ayam Broiler
Tenaga Kebersihan Diangkat Menjadi P3K, Sampah Berserakan Sampai Ke Badan Jalan