Lewoleba,
Kilatnews.com- Sampah di kota Lewoleba bertebaran dimana-mana, bahkan
sampah tertumpuk di pinggir jalan berserakan sampai di badan jalan. Sampah yang
berserakan ini menimbulkan bau yang kurang sedap .
Seperti yang disaksikan media ini, sampah berserakan di
depan Kantor Kelurahan Lewoleba Utara.
Sampah yang tertumpuk hampir satu minggu di pinggir jalan ini, kini sudah
berserakan di badan jalan.
Memasuki musim hujan ini, tentunya harus menjadi perhatian
serius dari pemerintah, karena pengalaman selama ini pada musim hujan, sampah –sampah
yang dari rumah warga atau sampah-sampah yang selama musim kemarau tertumpuk di
got atau saluran drainse akan meluap
sampai kebadan jalan dan rumah
warga.
Sekretaris Lurah Lewoleba Utara, Yohanes Kia, kepada media
ini, Selasa (14/10/2025) mengatakan petugas kebersihan yang selama ini bertugas
untuk mengangkut sampah sudah diangkat mejadi pegawai pemerinrah dengan
perjanjian kerja (PPPK), Petugas kebersihan yang sudah diangkat menjadi P3K tersebut
ditempatkan di organisasi perangkat
daerah (OPD) lain sesuai formasi mereka masing-masing.
Ia mengatakan pemerintah kelurahan tidak bisa mengangkat
petugas kebersihan karena tidak ada anggaran untuk gaji mereka, apalagi
sejak September, pengelolan sampah sudah diambil alih oleh Dinas Lingkungan
Hidup Kabupaten Lembata.
Ia mengatakan selama ini, masing masing kelurahan ada tempat
pembuangan sampah sementara ( TPS Sementara) . Di TPS sementara ini ditempatkan
satu container untuk menampung sampah.
Yohanes Kia mengatakan petugas kebersihan yang membawa bentor (kendaraan
roda tiga yang dimodifikasi dari motor dan becak) mengakut sampah-sampah di rumah rumah penduduk
kemudian dibawa ke TPS Sementara dan selanjut sampah tersebut dibawa ke tempat
pembuagan sampah terahir dengan menggunakan kendaraan roda enam. (*)

Berita Terkait
Bupati Kanisius Tuaq: Jangan Sampai Kita Mengalami Krisis Iman
Veronika Ose : Tantangan Terberat Saat Ini Krisis Panutan dan Lemahnya Etika Kaum Muda
Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan
Lamban Program MBG Di Lembata, 40 Ribu Lebih Orang Belum Terlayani
Wakil Bupati Lembata: Al-Qur'an dan Sunnah Adalah Landasan Peradaban Menghadapi Tantangan Global
Wakil Bupati Lembata Jajal Kemampuan Menembak Bersama Personel Polres di Bukit Muruona
Bapa Senang , Mama Senang, NTT Lembata Sejahtera
Lembata Hampir Tak Bernyawa, PAD Semakin Mundur, Ketergantungan Kepada Pempus 91 Persen .
Lembata menjadi Pusat Riset Benih dan Pengembangan Malapari
Dua Dusun KAT Lembata Mendapat Bantuan Rp 1,3 Miliar