Lewoleba, KilatNews.Com- Kepada SDI I Waikomo, Veronika Ose pada perayaan 50 Tahun SDI I Waikoma mengatakan menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam arus global saat ini, sekolah dihadapkan pada salah satu tantangan terbesar yakni krisis panutan dan melemahnya etika kaum muda.
Hal ini disampaikan Veronika Ose pada sambutan pesta emas SDI I Waikomo, Sabtu (18/10/2025). Hadir dalam pesta emas ini, Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, wakil ketua DPRD Lembata. Gewura Fransiskus, kepala asisten setda Lembata, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, Wemseslaus Ose, para kepada OPD, mantan kepala sekolah dan guru SDI I Waikomo, alumni SDI I Waikomo, orang tua siswa dan undangan lainnya.
Veronika Ose mengatakan guru bukan lagi satu-satunya pendidik tetap salah satu pendidik. Sekolah bukanlah satu-satunya lembaga pendidikan melainkan salah satu lembaga pendidikan.
Ia mengatakan teknolgi informasi saat ini lebih kuat menarik anak ketimbang
mendengar orang tua atau guru. Karena itu dirinya memohon pikiran kita bersama
untuk mencari solusi membangun kembali landasan kuat pendidikan agama, moral,
akhlak dan budi pekerti dimulai dari keluarga, sekolah masyarakat dan
pemerintah.
Lebih lanjut Veronika
Ose mengatakan SDI I Waikomo berkomitmen untuk menjadikan hari ulang ke -50 ini
sebagai momentum untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas diri,menjadi
lembaga pendidikan yang unggul dalam semua aspek, intelektual,
spiritual,kultural, moral dan etis,ramah anak sesuai visi sekolah dan para guru
harus menjadi panutan peserta didik,
Eman Krova salah seorang alumni SDI I Waikomo angkatan ke 8
mengatakan dirinya masuk SDI Waikomo I pada saat kelas 3. Ia mengatakan 3 tahun dirinya sekolah di SDI
I Wakomo namun banyak kesan dan ilmu yang didampatnya.
Walaupun hanya 3
tahun sekolah di SDI Waikomo I namun sangat akrab, apalagi ayahnya , Simon Geletan Krova cukup lama
mengajar di SDI I Wakomo dan menjadi kepala sekolah yang kelima di SDI Waikomo
I.
Begitu banyak alumni SDI Waikomo yang berkiprah baik
ditingkat Kabupaten, Provinsi maupun nasional, bahkan tingkat dunia.
SDI I Waikomo kata
Sekretaris Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Lembata bahwa sejak dari dulu ditanamkan yang namanya
kebersihan dan keindahan, penataan halaman yang begitu rapi. Dulu, guru SDI
Waikomo I tidak hanya mengajar tapi mendidik karakter siswa, mental, moral.
Ia mengatakan kalau sekarang banyak sekolah yang melakukan
penamaman pohon atau tanaman di halaman atau pinggir sekolah, di SDI Waikomo I,
sudah dari dulu ada yang namanya kebun apotik. Dulu kata Eman Krova, SDI Waikom
ada kebun sekolah yang khusus untuk tanam kapas. ***

Berita Terkait
Komplotan Pencuri DI Lewoleba Bermarkas Di Lamahora
Bapa Senang , Mama Senang, NTT Lembata Sejahtera
Meriah Perayaan Pesta Emas SDI I Waikomo
Cetak Sawah 1 Hektar, Mewujudkan Lembata Yang Maju, Lestari dan Berdaya Saing
Golkar Lembata Merayakan Ulang Tahunnya DI Panti Asuhan Eugene Schmitz
Bupati Kanis Tuaq Bakti Sosial Bersama Siswa , Alumni SDI I Waikomo
Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata Adakan Diklat Konten Matematika Berbasis Pembelajaran Mendalam
Lamban Program MBG Di Lembata, 40 Ribu Lebih Orang Belum Terlayani
Buka Puasa Bersama Dihari Bersejarah, Pemkab Lembata Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan
Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan