Lewoleba, KilatNews- Sejumlah puskesmas pembantu yang dibangun tahun lalu hingga kini belum bisa beroperasi karena sejumlah perabot perlengkapan seperti meja dan kursi belum ada. Komisi III DPRD Lembata, siap untuk mendorong anggaran di badan anggaran DPRD.
Dalam rapat dengan komisi IIi DPRD Lembata, PLt kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata dr Bernad Yoseph Beda, Rabu (13/5) mengaku, Puskesmas Pembantu yang ada di kelurahan hingga kini belum dimanfaatkan karena sejumlah perlengkapan seperti kursi dan meja belum ada.
Dalam rapat kerja komisi III dengan Dinas Kesehatan yang dipimpin ketua komisi III, Abdulrahman bersepakat komisi III siap mendorong anggaran di Badan Anggaran sehingga sejumlah puskesmas pembantu bisa beroperasi melayani masyarakat.
Pada rapat itu juga anggota komisi III, Petrus Gero mengangkat masalah banyaknya orang dengan gangguan jiwa (ODGJ)
Piter mengatakan, tiap puskesmas mesti ada ruangan khusus (bimbingan konseling) untuk ODGJ.
Menanggapi hal tersebut,PLt Kepala Dinas Kesehatan, Yoseph Bernad Beda mengatakan setiap Puskesmas di Lembata ada ruang khusus untuk konsultasi bagi pasien ODGJ. Selain itu disediakan obat bagi

Berita Terkait
Komplotan Pencuri DI Lewoleba Bermarkas Di Lamahora
Lamban Program MBG Di Lembata, 40 Ribu Lebih Orang Belum Terlayani
Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata Adakan Diklat Konten Matematika Berbasis Pembelajaran Mendalam
Gubernur NTT Meluncurkan NTT Mart DI Lembata
Pesta Emas SDI Waikomo, Kunjung Panti Asuhan Eugene Schmitz
Bupati Kanis; Puskesmas Adalah Ujung Tombak Pelayanan Yang Paling Dekat Dengan Masyarakat
Veronika Ose : Tantangan Terberat Saat Ini Krisis Panutan dan Lemahnya Etika Kaum Muda
Bupati Kanis Tuaq : Membangun Lembata Dengan Kekuatan Kita Sendiri
Lembata Hampir Tak Bernyawa, PAD Semakin Mundur, Ketergantungan Kepada Pempus 91 Persen .
Golkar Siap Merebut Kembali Kekuasaan, Jimy Sunur : Jangan Menyerah