Lewoleba.KilatNews- Kementerian Sosial RI, menyalurkan bantuan Komunitas Adat Terpencil (KAT) tahap kedua untuk dua desa di Kabupaten Lembata, yakni Desa Alap Atadei Kecamatan Wulandoni dan Desa Dolulolong Kecamatan Omesuri. Besarnya bantuan KAT tahap kedua tahun 2026 sebesar Rp. 294 juta.
Ketua Lembaga
Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) atau
Panti Asuhan Eugene Schmitz , Silvester Singu Wutun kepada media ini,
Senin (2/3/2026) menjelaskan bahwa pada tahun 2025 Kementeraian
Sosial RI melalui Dirjen Pemberdayaan Sosial Komunitas Adat Terpencil dan
Kewirausahaan Sosial , memberikan bantuan kepada dua dusun di Kabupaten Lembata sebesar Rp 1.347.500.000. Ia menjelaskan LKSA Eugene Schmitz dipercayakan oleh Kementerian Sosial RI sebagai pendamping dua desa KAT di Lembata.
Sil Wutun menjelaskan untuk Dusun Wayniba Desa Alap
Atadei (57 kepala keluarga) total dana
seluruhnya Rp. 827.500.000 yang
diperuntukan untuk bantuan community center (balai sosial) sebesar Rp.200 juta,
bantuan isian community center Rp.50 juta. Bantuan sarana air bersih/perpipaan/sumur
bor sebesar Rp. 150 juta. Bantuan
stimulus pemberdayaan Rp. 5 juta
per kepala keluarga (Rp. 285 juta), bantuan isi hunian Rp. 2,5 juta per kepala
keluarga (Rp.142.500.000)
Sementara untuk
Dusun Redeng, Desa Dolulolong (16 kepala
keluarga) , total dana bantuan dari Kemensos RI Sebesar Rp 520 juta yang
diperuntukan untuk bangunan balai social
Rp. 200 juta air bersih Rp.150 juta dan isian balai social Rp. 50 juta , Stimulus pemerdayaan masyarakat KAT Rp. 5 juta
per KK ( Rp. 80 juta) dan isi hunian
tetap Rp.2,5 juta per KK (Rp. 40 juta) .
Pada tahun 2026
kata Sivester Singu Wutun, Kementerian Sosial menyalurkan bantuan dana KAT tahap kedua untuk Dusun Wayniba Desa
Alapatadei dan Dusun Redeng sebesar Rp.
294 juta. Sivester merincikan untuk Dusun Wayniba (57 KK) total bantuan tahap
kedua sebesar RP. 221 juta, dengan rincian
bantuan stimulus pemberdayaan Rp. 3 juta per KK
(57 KK) Rp 171 juta. Stimulus pemeberdayaan berkelanjutan Rp 50 juta
Sementara untuk
Dusun Redeng, Desa Dolulolong sebesar Rp 73 juta dengan rincian bantuan stimulus pemberdayaan Rp 3 juta per KK dan stimulus berkelanjutan Rp. 25 juta. Dengan demikian kata Silvester total
dana dari Kemsos untuk dua desa, sebesar Rp 1.641.500.000 (*)

Berita Terkait
Pesta Emas SDI Waikomo, Kunjung Panti Asuhan Eugene Schmitz
Komplotan Pencuri DI Lewoleba Bermarkas Di Lamahora
Bupati Kanis Tuaq: Kehadiran NTT Mart Menjaidi Solusi Nyata Bagi Peaku Usaha di Di Lembata
Golkar Lembata Merayakan Ulang Tahunnya DI Panti Asuhan Eugene Schmitz
Meriah Perayaan Pesta Emas SDI I Waikomo
Pemerintah Kabupaten Lembata Mantapkan Arah Pembangunan: Prioritaskan Ekonomi Rakyat dalam Lima Tahun ke Depan
Bapa Senang , Mama Senang, NTT Lembata Sejahtera
Kon Ruing : Jangan Lupa Kampung Halaman
Lembata menjadi Pusat Riset Benih dan Pengembangan Malapari
Demam Berdarah Terus Bertambah, Pemerintah Bagi Kelambu dan Abate