Wakil Bupati Lembata: Al-Qur'an dan Sunnah Adalah Landasan Peradaban Menghadapi Tantangan Global

photo author
- Jumat, 17 Juli 2026
Wakil Bupati Lembata: Al-Qur'an dan Sunnah Adalah Landasan Peradaban Menghadapi Tantangan Global


Lewoleba, KilatNew – Di tengah dunia yang bergerak semakin cepat, ketika kemajuan teknologi berlari beriringan dengan beragam tantangan moral, Al-Qur'an dan Sunnah harus tetap menjadi landasan yang menuntun arah perjalanan umat. Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, saat menghadiri Tabligh Akbar bertajuk "Membangun Ketahanan Umat dalam Menghadapi Tantangan Global melalui Al-Qur'an dan Sunnah", hasil sinergi Yayasan Sahabat Muslim Nusantara Jakarta dan Yayasan Darul Mu'allimin Lembata, di MIS Al Iman Lewoleba, Jumat (17/7).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Lembata, Guru Besar Prof. Dr. K.H. Daud Rasyid, M.A., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lembata, Ketua MUI, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, Majelis Taklim, serta para jamaah yang memadati lokasi kegiatan.

Mengawali rangkaian acara, Ketua Yayasan Sahabat Muslim Nusantara menyampaikan bahwa tabligh akbar ini menjadi jembatan silaturahmi yang menghubungkan semangat dakwah dari Jakarta hingga Lembata. Ia menegaskan komitmen membangun sinergi bersama Yayasan Darul Mu'allimin melalui program pembinaan dai, imam masjid, pendidikan, dan pemberdayaan umat. Sebagai wujud nyata kepedulian, yayasan turut menyerahkan bantuan untuk mendukung penyelesaian pembangunan gedung yang kelak diproyeksikan menjadi pusat pendidikan Islam di Lembata.

Kepala Kantor Kementerian Agama, H. Jamaluddin Malik memberikan apresiasi atas kolaborasi kedua yayasan yang menghadirkan Prof. Dr. Daud Rasyid di Lembata. Menurutnya, kehadiran seorang ulama sekaligus intelektual nasional merupakan oase ilmu yang memperkaya wawasan keislaman masyarakat serta memperkuat semangat persaudaraan umat.

Sementara itu, Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan tidak cukup hanya menghadirkan jalan yang menghubungkan antardesa atau gedung yang menjulang tinggi. Pembangunan sejati adalah ketika ilmu menerangi akal, sementara iman menghidupkan hati. Keduanya harus berjalan seiring agar lahir masyarakat yang tangguh menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan akar nilai dan jati dirinya.

Wabup Nasir  menjelaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial telah menjadi bagian dari arah pembangunan Kabupaten Lembata. Namun, menurutnya, seluruh ikhtiar tersebut akan semakin bermakna apabila ditopang oleh kekuatan iman, akhlak, dan ketakwaan.

Mengulas sejarah bangsa, Wakil Bupati mengingatkan bahwa amanat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa bukan sekadar membangun kecerdasan intelektual, melainkan juga membentuk karakter yang berlandaskan nilai-nilai spiritual. Karena itu, ilmu pengetahuan dan agama tidak boleh dipertentangkan, melainkan ibarat dua sayap yang membawa peradaban terbang lebih tinggi.

"Pembangunan fisik dapat memperindah wajah daerah, tetapi pembangunan akhlak akan menguatkan jiwa masyarakat. Ketika keduanya berjalan beriringan, kita sedang membangun masa depan Lembata yang tidak hanya maju, tetapi juga bermartabat," tegas Wakil Bupati.

Pemerintah Kabupaten Lembata, lanjutnya, menyambut baik rencana pelaksanaan pelatihan dai sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan moral dan spiritual masyarakat. Menurutnya, para dai adalah penjaga cahaya yang menuntun umat agar tetap berjalan di jalan yang lurus di tengah derasnya arus perubahan zaman.

Sementara itu, dalam tausiahnya, Prof. Dr. K.H. Daud Rasyid, M.A. mengajak seluruh umat Islam kembali meneguhkan tauhid sebagai fondasi kehidupan. Ia menegaskan bahwa manusia diciptakan sebagai khalifah di muka bumi dengan amanah untuk beribadah kepada Allah SWT dan menjaga kemurnian keimanan.

Mengutip firman Allah dalam Surah Al-A'raf ayat 96, Prof. Daud menjelaskan bahwa keberkahan suatu negeri akan hadir ketika masyarakatnya beriman dan bertakwa. Menurutnya, iman adalah akar yang mengokohkan pohon kehidupan, sedangkan amal saleh adalah buah yang akan terus memberi manfaat bagi sesama. Karena itu, umat Islam diajak untuk terus memelihara keimanan melalui ibadah, akhlak mulia, etos kerja, serta menjadikan Al-Qur'an dan Sunnah sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupan.

Tabligh Akbar sore itu bukan sekadar menjadi ruang bertemunya para ulama, pemerintah, dan masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simpul persaudaraan yang merajut harapan, bahwa dari Lembata akan terus lahir generasi yang cerdas dalam ilmu, kukuh dalam iman, serta mampu menjawab tantangan global dengan cahaya Al-Qur'an dan Sunnah sebagai penuntunnya.

(KN/ProkompimPemkabLembata)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Berita Terkait

Rekomendasi

Terkini

X
SIAD DataGoe